pri…ha…tin…
Minggu kemaren saya akhirnya nonton tv…I’m not that addicted to TV actually…Movies, OK…Music OK…but other than that? hmmm…NOPE ! Especially with TV programmes nowadays…banyak setan-setannya…lha gue nonton horror aja ogah, apalagi yang beginian…
Tapi minggu kemaren gue nonton donk…salah satu sinetron HIDAYAH itu lho…judulnya ‘wanita cantik tewas dengan dada membusuk‘…*@**%$* !!! Jadi ceritanya ada perempuan yang jahat pisan gitu deh (biasa lah sinetron, kalo nggak baiiiiikkkkk bangeut - sampe susah dibedain sama malaikat, atau setaaaaaaannnn bangeut, padahal gue lebih percaya manusia itu punya 2 sisi gelapterang sekaligus…). Si perempuan ini (diperankan dengan baik sekali oleh Kiki Fatmala) ngeguna-guna suaminya, supaya jadi seperti kebo dicucuk idungnya yang nuruuuuttt aja disuruh apapun sama istrinya, termasuk nggak marah gitu ngeliat suaminya ngamar-pelukan-ciuman sama lelaki lain…Ngeguna-gunanya donk, jijik ih…Suaminya itu diminumin air pipis istrinya (dicampur ke kopi), yang terus dibaca-bacain sambil diludahin…sehari 2-3 kali gitu deh diminumin kopinya. Jadinya suaminya emang yang pasrah aja gitu…Suatu hari si istri kecelakaan sepeda motor, sama selingkuhannya. Dan nggak sembuh-sembuh, malah dadanya jadi busuk gitu, berbau pula…
Kayaknya yang jadi trend saat ini sinetron-sinetron begituan ya. Mulai dari ‘wanita dengan ular di wajah‘, ‘hukuman mengambil harta janda miskin‘, ‘tuan tanah yang serakah‘, dan teman-temannya. Maksudnya apa ya semua tayangan-tayangan itu? Biar takut sama Tuhan? Biar manusia jadi beriman, bertakwa, menjauhi semua laranganNya dan menjalankan semua perintahNya?
I’m not that expert in religious thingy…Tapi mungkin ada satu yang penulis skenario sinetron-sinetron itu lupa…Tuhan itu baik, sangat baik, teramat baik…At least itu yang saya percaya, dan 26 tahun saya hidup, life teaches me that as well…Tuhan yang saya kenal adalah Tuhan yang pemaaf, yang selalu ada saat kita butuh, who never let us walk alone…Tuhan yang selalu mau menerima insyaf kita, memberi pelajaran kalau kita buat salah, dan bukan hukuman…Bukan seperti ‘Tuhan’ yang digambarkan di sinetron-sinetron itu, yang penuh murka dan amarah kalau perintahnya dilanggar…
Buat saya pribadi, saya lebih takut melanggar perintahNya, karena saya takut nanti Tuhan nggak sayang lagi sama saya…Nanti doa-doa saya nggak dikabulkan lagi…Nanti saya nggak ada sandaran lagi…Lagian juga nggak enak hati sendiri, Tuhan udah baik bangeut sama saya, masa’ saya masih mau bandel, ngelanggar perintahNya? Dan bukan takut karena ‘nanti dada saya busuk’, ‘nanti muka saya penuh belatung’, ‘nanti kalau saya meninggal mayat saya tambah panjang terus, jadi nggak bisa dikubur’, de es be-de es be…
Atau seperti cerita sinetron-sinetron Indonesia terdahulu…Sosok ‘Ibu’ yang digambarkan bengis, tukang fitnah, hobi mengadu domba, dan sejenisnya…Kemana sosok ‘Ibu’ yang selama ini saya percaya adalah sosok yang penuh kasih, sabar dan dengan hati selebar samudera selalu mau memaafkan dan memberikan yang terbaik buat anak-anaknya…?
What’s wrong with Indonesia’s sinetron…?
October 20th, 2005 at 11:54 pm
Gw baca ini kyk baca artikel dimajalah, sumpah bagus banget… serius …
Lo, ga ada niat jd penulis dek? tulisan2an lo bagus n ide2nya lo TOPBGT …
Gw setuju ma tulisan lo, 4JJI Maha Baikkkk sekaliii … sampe mo nagis bacanya …. salut buat lo dek ….
2 jempol buat lo (takut salah kl pk bhs ingris ^_^)
Salut …. v(^-^)
November 16th, 2005 at 11:52 pm
Aku lebih heran lagi sama stasiun televisi di Indonesia. kok mau ya mutar sinetron seperti itu. bayangkan stasiun TV seperti RCTI, SCTV, yang sudah besar nama yang harusnya bisa jadi contoh, tokh masih memutar sinetron seperti itu.
Terus jam tayangnya pas di jam-jam keluarga, kebayangkan di tonton sama anak-anak. apa dampaknya buat perkembangan mereka ini perlu dibahas serius.
Yang perlu diperhatikan juga, ternyata sinetron ini ada pasarnya loh, ada yang nonton, dan mungkin karena ratingnya cukup bagus semua stasiun berlomba-lomba mutar acara beginian. Apa yang salah dengan penonton Indonesia? kenapa yang mistis-mistis seperti ini ratingnya tinggi? atau mungkin kita-kita terpakasa nonton yang beginian karena memang sudah ga ada pilihan lain ya…(karena acara serem-serem ini ada di semua stasiun tv ada).
aduh jadi kangen national geographic, discovery…(di sunneke gratis…)
December 24th, 2005 at 9:41 am
Hi Dedek, nice to read some words of yours. Gw Endah, hehehe sekarang gw masih berjuang di ISS. Gw lagi nyari alamat imelnya Jemi Tomato di friendster, eh tau2nya nyampenya di blog lo Dek. Keep up the good work and the spirit! Luv, Endah–yanglagikangenmaanakensuami.